Pengukuran Permeabilitas
Pengukuran Permeabilitas
Permeabilitas adalah kemampuan batuan reservoir untuk dapat meloloskan
fluida reservoir melalui pori batuan yang saling berhubungan tanpa
merusak partikel pembentuk batuan tersebut. jadi permeabilitas merupakan
tingkat kemudahan mengalirnya fluida melalui pori-pori batuan. pada
umumnya hasil analisa sample core diperoleh dari reservoir memberikan
harga permeabilitas yang berbeda. hal ini menunjukan sifat ketidak
seragaman dari batuan reservoir tersebut.
karena Henry Diangap sebagai pelopor penyelidikan permeabilitas maka satuan permeablitas adalah Darcy.
Definisi API untuk 1 darcy adalah suatu medium berpori yang punya
kelulusan (permeablitas) sebesar 1 darcy. jika cairan berfasa tunggal
dengan kekentalan (cp), mengalir dengan kecepatan (1 cm/cc), melalui
penampang seluas (1 cm^2) pada gradient hidrolik (1 atm = 76 MMHg/cm )
dan jika cairan tersebut seluruhnya mengisi medium, maka secara
matematis dapat di definisikan sebagai berikut :
Ket. :
K : Permeabilitas (darcy)
Vis : Viskositas (centi poise)
L : Panjang (cm)
Q : Laju Alir (cc/sec)
A : Luas Penamapang (Cm^2)
P : Tekanan (atm)
Didalam batuan reservoir fluida yang mengalir biasanya lebih dari satu macam, sehingga permeabilitas dapat dibagi menjadi :
1. Permeablitas Absolute
Merupakan harga Permeabilitas suatu batuan apabila fluida yang mengalir
melalui pori-pori batuan hanya terdiri dari satu fasa. contoh. yang
mengalir hanya gas, atau minyak.
2. Permeabilitas Efektif
Merupakan permeabilitas bila fluida yang mengalir lebih dari sati macam.
contoh yang mengalir pada batuan reservoir yaitu minyak, gas dan air.
3. Permeabilitas Relatif
Merupakan perbandingan antara permeabilitas efektif dengan permeabilitas absolute.
Pengukuran permeabilitas bautan dapat dilakukan dengan beberapa cara, diantaranya :
a. Analisa Core yaitu melakukan intepretasi terhadap sampel core batuan formasi reservoir.
b. Anlisa Log yaitu melalui hasil data atau chart Log yang didapat dari
running Logging. biasanya yang digunakan yaitu Log Spontaneus Pontential
(SP) dan bisa di inteprestasikan dengan hasil dari Log lainnya.
c. Pengujian Sumur (Well Test)



Komentar
Posting Komentar